{"id":4731,"date":"2025-09-11T14:38:57","date_gmt":"2025-09-11T07:38:57","guid":{"rendered":"https:\/\/biotek.fsm.undip.ac.id\/v1\/?p=4731"},"modified":"2025-10-03T15:26:50","modified_gmt":"2025-10-03T08:26:50","slug":"mahasiswa-undip-kenalkan-bioinformatika-dan-studi-genomik-di-sma-negeri-1-semarang-melalui-pendekatan-project-based-learning","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/biotek.fsm.undip.ac.id\/v1\/2025\/09\/11\/mahasiswa-undip-kenalkan-bioinformatika-dan-studi-genomik-di-sma-negeri-1-semarang-melalui-pendekatan-project-based-learning\/","title":{"rendered":"Mahasiswa UNDIP Kenalkan Bioinformatika dan Studi Genomik di SMA Negeri 1 Semarang Melalui Pendekatan Project-Based Learning"},"content":{"rendered":"<p><b>Semarang, 09 September 2025<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> \u2013 Di era digital dan bioteknologi yang berkembang pesat, penguasaan keterampilan riset berbasis komputasi menjadi kompetensi penting bagi generasi muda. Menjawab kebutuhan tersebut, tim mahasiswa Universitas Diponegoro (UNDIP) menggelar kegiatan pengabdian masyarakat bertema <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cImplementasi Bioinformatika dalam Studi Genomik di SMA Negeri 1 Semarang dengan Pendekatan Based Learning dalam Era Digital dan Bioteknologi\u201d<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Program pengabdian ini merupakan salah satu bentuk kontribusi mahasiswa dan dosen pembimbing UNDIP untuk meningkatkan literasi sains dan teknologi di tingkat sekolah menengah atas, khususnya pada bidang bioinformatika dan studi genomik yang kini menjadi tulang punggung riset farmasi modern. Melalui pendekatan pembelajaran berbasis proyek (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">project-based learning<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">), para siswa SMA Negeri 1 Semarang tidak hanya mendapatkan pemahaman teoritis, tetapi juga pengalaman praktis dalam penggunaan perangkat lunak bioinformatika yang digunakan para peneliti profesional.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cKami ingin siswa SMA memiliki keterampilan praktis yang relevan dengan kebutuhan riset farmasi modern. Dengan mengenalkan alur kerja penemuan obat secara <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">in silico<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, siswa dapat lebih siap menghadapi tantangan global dalam bidang sains dan teknologi,\u201d ujar <\/span><b>Tasrari Qolbi Nur Kholis<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">, Ketua Tim Pengabdian (mahasiswa Biologi\/Bioteknologi UNDIP).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selama program yang berlangsung pada Agustus 2025 ini, siswa dilatih untuk:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Mengidentifikasi senyawa bioaktif dari tanaman lokal melalui database <\/span><b>PubChem<\/b><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Melakukan prediksi toksisitas senyawa menggunakan web server <\/span><b>GUSAR<\/b><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Melakukan simulasi <\/span><b>molecular docking<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> menggunakan perangkat lunak <\/span><b>PyRx<\/b><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pendekatan ini bertujuan untuk mendekatkan siswa pada praktik riset nyata, sehingga mereka dapat mengembangkan kemampuan berpikir analitis, keterampilan teknis, dan pemahaman sistematis tentang proses penemuan obat berbasis komputasi (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">in silico<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Program pengabdian masyarakat ini diketuai oleh <\/span><b>Tasrari Qolbi Nur Kholis<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">, dengan anggota:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Reswara Fawwaz Achmad<\/b><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Aura Rahmadhani<\/b><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Winda Amira Rafifah<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kegiatan ini juga mendapat bimbingan langsung dari dua dosen pembimbing UNDIP yang berpengalaman di bidang bioteknologi, yaitu:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Dr. Siti Nur Jannah, S.Si., M.Si<\/b><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Nurina Tahta Afwi Maulina, S.Si., M.Biotech<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hasil evaluasi menunjukkan keberhasilan program ini dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan siswa. Berdasarkan pre-test dan post-test, terjadi peningkatan signifikan pemahaman siswa terhadap konsep bioinformatika dan penerapannya dalam studi genomik. Sebanyak 85% siswa berhasil mempraktekkan langkah-langkah analisis data menggunakan perangkat lunak bioinformatika, mulai dari pencarian data senyawa hingga simulasi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">molecular docking<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Selain itu, 92% peserta menyatakan materi yang disampaikan relevan dan menarik, dan 88% merasa lebih termotivasi untuk mengeksplorasi bidang bioteknologi dan bioinformatika setelah mengikuti kegiatan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tak hanya berdampak pada siswa, kegiatan ini juga memberikan manfaat bagi pihak sekolah. Guru Biologi dan TIK SMA Negeri 1 Semarang menyatakan materi yang diberikan sangat membantu dan membuka wawasan baru dalam mengembangkan pembelajaran berbasis proyek di sekolah. Pihak sekolah juga berharap adanya kegiatan lanjutan berupa pelatihan mendalam bagi guru agar dapat melanjutkan integrasi topik bioinformatika ke dalam kurikulum.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Program ini didanai oleh Fakultas Sains dan Matematika Universitas Diponegoro melalui sumber dana selain APBN Tahun Anggaran 2025. Dengan dukungan ini, kegiatan pengabdian masyarakat diharapkan dapat menjadi langkah awal bagi penguatan jejaring kolaborasi antara perguruan tinggi dan sekolah menengah atas dalam pengembangan kurikulum adaptif yang relevan dengan perkembangan sains dan teknologi mutakhir.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cKami mengapresiasi antusiasme siswa dan dukungan dari SMA Negeri 1 Semarang. Program ini merupakan jembatan penting untuk memperkenalkan teknologi bioinformatika kepada generasi muda Indonesia,\u201d kata <\/span><b>Dr. Siti Nur Jannah, S.Si., M.Si<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">, dosen pembimbing pengabdian.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Melalui kegiatan ini, Universitas Diponegoro berharap dapat berperan aktif dalam menyiapkan sumber daya manusia yang unggul di bidang bioteknologi dan sains komputasi, sekaligus memanfaatkan kekayaan biodiversitas Indonesia secara ilmiah untuk mendukung pengembangan obat-obatan baru di masa depan.<\/span><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-4741\" src=\"https:\/\/biotek.fsm.undip.ac.id\/v1\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/WhatsApp-Image-2025-10-03-at-14.28.53.jpeg\" alt=\"\" width=\"1280\" height=\"960\" \/><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-4740\" src=\"https:\/\/biotek.fsm.undip.ac.id\/v1\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/WhatsApp-Image-2025-10-03-at-14.29.41.jpeg\" alt=\"\" width=\"1280\" height=\"963\" \/><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Semarang, 09 September 2025 \u2013 Di era digital dan bioteknologi yang berkembang pesat, penguasaan keterampilan riset berbasis komputasi menjadi kompetensi penting bagi generasi muda. Menjawab kebutuhan tersebut, tim mahasiswa Universitas Diponegoro (UNDIP) menggelar kegiatan pengabdian masyarakat bertema \u201cImplementasi Bioinformatika dalam Studi Genomik di SMA Negeri 1 Semarang dengan Pendekatan Based Learning dalam Era Digital dan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":4739,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_et_pb_use_builder":"","_et_pb_old_content":"","_et_gb_content_width":"","footnotes":""},"categories":[60,64,25],"tags":[],"class_list":["post-4731","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-id","category-id-keg","category-penelitian-dan-pengabdian-masyarakat"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/biotek.fsm.undip.ac.id\/v1\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4731","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/biotek.fsm.undip.ac.id\/v1\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/biotek.fsm.undip.ac.id\/v1\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/biotek.fsm.undip.ac.id\/v1\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/biotek.fsm.undip.ac.id\/v1\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4731"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/biotek.fsm.undip.ac.id\/v1\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4731\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4744,"href":"https:\/\/biotek.fsm.undip.ac.id\/v1\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4731\/revisions\/4744"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/biotek.fsm.undip.ac.id\/v1\/wp-json\/wp\/v2\/media\/4739"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/biotek.fsm.undip.ac.id\/v1\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4731"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/biotek.fsm.undip.ac.id\/v1\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4731"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/biotek.fsm.undip.ac.id\/v1\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4731"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}