Customize Consent Preferences

We use cookies to help you navigate efficiently and perform certain functions. You will find detailed information about all cookies under each consent category below.

The cookies that are categorized as "Necessary" are stored on your browser as they are essential for enabling the basic functionalities of the site. ... 

Always Active

Necessary cookies are required to enable the basic features of this site, such as providing secure log-in or adjusting your consent preferences. These cookies do not store any personally identifiable data.

No cookies to display.

Functional cookies help perform certain functionalities like sharing the content of the website on social media platforms, collecting feedback, and other third-party features.

No cookies to display.

Analytical cookies are used to understand how visitors interact with the website. These cookies help provide information on metrics such as the number of visitors, bounce rate, traffic source, etc.

No cookies to display.

Performance cookies are used to understand and analyze the key performance indexes of the website which helps in delivering a better user experience for the visitors.

No cookies to display.

Advertisement cookies are used to provide visitors with customized advertisements based on the pages you visited previously and to analyze the effectiveness of the ad campaigns.

No cookies to display.

Semarang – Program studi Bioteknologi Universitas Diponegoro pada hari Jumat tanggal 14 Oktober 2022 menyelenggarakan kegiatan pelatihan dengan topik “Applications of Geospatial and Remote Sensing Technology in Environmental Studies”. Pada acara ini menghadirkan narasumber yaitu Prof. Magaly Koch dari Boston University.

Prof Magaly menjelaskan Pemantauan dengan menerapkan aplikasi geospasial dan teknologi pengindraan jarak jauh menggunakan data satelit dapat digunakan untuk aplikasi dalam bidang kesehatan, pengamatan air dan pemanfaatan lahan.

Aplikasi teknologi pengindraan jarak jauh pada bidang kesehatan utamanya untuk mengamati kualitas udara. Aplikasi ini meliputi analisis partikel debu, kebakaran dan poluasi udara serta ramalan kualitas udara. Pada bidang perairan, aplikasi pengindraan jarak jauh dapat digunakan untuk memonitoring potensi banjir dan kekeringan serta pengamatan cuaca. Aplikasi teknologi pengindraan jarak jauh pada pemanfaatan lahan dan ekologi meliputi tutupan dan perubahan lahan, jumlah dan kondisi vegetasi dan kemunculan api.

Analisis kualitas lingkungan (fisik) dilakukan dengan Teknologi Penginderaan Jauh yang diintegarasikan dengan Sistem Informasi Geografis, yang menghasilkan sebuah informasi mengenai kualitas lingkungan.

Acara ini berlangsung dengan lancar dan diikuti secara antusias oleh peserta hingga akhir acara.

 

×